Selain sebagai sebuah
kewajiban, shalat adalah salah satu sarana pendekatan diri manusia kepada Sang
Penciptanya. Selain itu, shalat juga merupakan wujud rasa syukur terhadap
semua nikmat yang Allah berikan. Semakin sering kita shalat, semakin tinggi
rasa syukur kita. Semakin tinggi rasa syukur, semakin dekat kita dengan Allah.
Bagi yang ingin lebih
mendekatkan diri kepada Allah, shalat wajib lima kali sehari semalam saja
tidaklah cukup. Seorang muslim sejati juga rajin melaksanakan amalan-amalan
sunnah untuk meningkatkan ketaatannya kepada Allah. Salah satunya adalah
melaksanakan shalat dhuha.
Shalat dhuha adalah shalat
sunnah yang dikerjakan pada pagi hari atau waktu dhuha yaitu ketika
matahari sedang naik setinggi tombak atau naik sepenggalah kira-kira jam 7
sampai waktu dhuzur. Namun, waktu yang paling utama adalah jam 7 sampai jam 10
pagi.
Shalat dhuha dikerjakan
sedikitnya dua raka’at dan sebanyak-banyaknya dua belas raka’at dengan setiap
dua raka’at satu salam. Cara mengerjakannya sama saja dengan melakukan
shalat-shalat sunnah lainnya baik gerakan maupun bacaannya. Hal yang membedakan
hanyalah niatnya saja. Selain itu kita sangat dianjurkan membaca surat
Asy-syamsu ada rakaat pertama dan surat Adh-dhuha pada rakaat kedua.
Kenapa Kita Dianjurkan
Melaksanakan Sholat Dhuha?
Allah sangat mencintai umatNya
yang rajin beribadah dan senantiasa mendekatkan diri. Setiap ibadah yang Allah
perintahkan maupun anjurkan pasti punya keberkahan dan keumpamaan, termasuk
shalat dhuha. Lalu apa-apa sajakah keutamaan shalat dhuha ? apa rahasia
dianjurkannya shalat dhuha ?
- Ibadah Penghapus Dosa
Kita sebagai manusia tak luput
dari yang namanya dosa, baik yang kita sadari maupun tidak. Itulah kenapa
sering orang-orang mengungkapkan “manusia tempatnya khilaf”.
Terkadang kita bahkan tidak
menyadari kita melakukan suatu dosa. Nah, shalat dhuha adalah salah satu sarana
yang diberikan Allah untuk menghapus dosa-dosa kita sebagaimana yang disabdakan
Rasulullah :
“Siapapun yang rutin shalat
dhuha, akan diampuni dosanya, sekalipun dosa itu sebanyak busa lautan.” (HR.
At-Tirmidzi)
- Ibadah Para Awwabin
Awwabin adalah sebutan
Rasulullah untuk orang-orang yang taat beribadah. Jadi, melaksanakan sholat
dhuha berarti kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang taat. Dari Abu
Hurairah beliau berkata :
“Rasulullah mewasiatkan
kepadaku tiga perkara yang aku tidak meninggalkannya: agar aku tidak tidur
kecuali setelah melakukan shalat witir, agar aku tidak meninggalkan dua
rakaat shalat Dhuha karena ia adalah shalat awwabin serta agar aku
berpuasa tiga hari setiap bulan.” (HR. Ibnu Khuzaimah.shahih)
- Ibadah yang Bernilai 360
Sedekah
Agama kita mengajarkan kita
untuk rajin bersedekah sebagai bekal di akhirat nanti. Sedekah tidak hanya
berupa harta benda saja. Shalat dhuha juga merupakan ibadah yang bernilai
sedekah. Pahala sekali shalat dhuha malahan bernilai 360 sedekah. Sebagaimana
sabda Rasulullah :
“Setiap pagi, setiap ruas
anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah
sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap
takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang
berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua
rakaat.” (HR. Muslim)
Pahala 360 sedekah itu baru
untuk dua rakaat shalat dhuha. Bagaimana kalau kita sempat melakukan 4, 6
sampai 12 rakaat. Bayangkan berapa banyak pahala sedekah yang kita dapatkan.
Maha Suci Allah dengan semua kemurahanNya. Nah, setidaknya untuk minggu ini,
sudah berapa banyak sedekahmu sobat?
- Ibadah Untuk Investasi di
Surga
Selain berinvestasi untuk
kehidupan dunia, kita juga harus punya investasi di akhirat. Investasi di
akhirat bahkan adalah investasi yang harus diutamakan karena kita hidup di
dunia ini hanya untuk sementara.
Banyak ibadah yang bisa kita
lakukan untuk mengumpulkan amal sebagai investasi di akhirat, salah satunya
adalah dengan melaksanakan shalat dhuha.
Dengan melaksanakan shalat
dhuha, berarti kita perlahan membangun sebuah istana di surga sebagaimana
yang diriwayatkan dalam sebuah hadis bahwasanya Rasulullah bersabda:
“Barangsiapa shalat dhuha dua
belas rakaat, maka Allah akan membangun istana dari emas di surga.” (HR.
At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Jika kita sudah punya rumah
bagus dan mewah di dunia, tak kah kita ingin pula mendapatkan istana emas di
akhirat? Ingatlah, kampung kita sebenarnya adalah di akhirat yang kekal,bukan
di dunia yag sementara.
Selain istana yang secara tegas
disebutkan Rasulullah sebagai imbalan bagi orang yang rajin melaksanakan shalat
dhuha, pahala-pahala lainnya tentu juga terus mengalir karena ibadah yang kita
kerjakan.
- Ibadah Pembuka Pintu Rezeki
Tak bisa dipungkiri, kehidupan
menuntut kita untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang semakin meningkat. Perut
harus dikasih makan, kebutuhan pakaian harus terpenuhi, ada juga kebutuhan
untuk pendidikan, keagamaan, sosial dan lain-lain.
Singkatnya, hidup butuh biaya.
Oleh karena itu, untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut kita harus punya
keuangan yang mencukupi. Selain bekerja, Allah memberikan kita sarana untuk
memperluas rezeki yaitu dengan mengerjakan shalat dhuha.
Dalam hadist qudsi, Rasulullah
SAW bersabda,
“Allah Azza wa Jalla berfirman:
”wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada
permulaan siang (dhuha), nanti akan Aku cukupi kebutuhannmu pada sore harinya“.
Rezeki tidak hanya didapat dari
bekerja siang malam saja. Saking fokusnya bekerja bahkan ada yang sampai
melupakan ibadah.
Kita seharusnya sadar bahwa ada
amalan-amalan tertentu yang dapat membantu kita membuka pintu rezeki setelah
bekerja dengan halal dan sungguh-sungguh. Sekarang pertanyaannya, kita mau atau
tidak menyibak pintu tersebut.
- Ibadah Dengan yang Waktu
Mustajab Untuk Berdoa
Rasulullah telah memberi tahu
kita beberapa rahasia waktu terkabulnya doa melalui hadist-hadistnya. Waktu
yang paling familiar bagi kita mungkin adalah berdoa pada 1/3 malam setelah
selesai shalat tahajud. Setelah shalat dhuha ternyata juga merupakan salah satu
waktu yang utama untuk berdoa.
Anas bin Malik RA berkata,
“saya melihat Rasulullah SAW pada waktu bepergian, melakukan shalat dhuha
sebanyak delapan rakaat, setelah selesai beliau bersabda:
“Sesungguhnya saya shalat penuh
dengan harapan dan kecemasan. Saya memohonkan kepada Allah tiga hal lalu
dikabulkannya dua dan ditolak yang satunya. Saya mohon supaya umatku jangan
diuji dengan musim paceklik dan ini dikabulkan, saya memohon pula agar umatku
tidak dapat dikalahkan oleh musuhnya dan ini pun dikabulkan, lalu saya memohon
agar umatku jangan sampai terpecah belah menjadi beberapa golongan dan ini
ditolak-Nya” (HR. Ahmad, An-Nasa’i, Al-Hakim, dan Ibnu Khuzaimah)
Nah Sob, itulah beberapa
keutamaan dari shalat dhuha. Jika kita ikhlas mengerjakannya demi mendekatkan
diri kepada Allah, kita akan mendapatkan keberkahannya.
Sekarang pertanyaannya adalah
sudah siapkah kita untuk meluangkan sedikit waktu demi mengerjakan shalat
dhuha? Seberapa sering kita mengerjakannya? Yuk instrospeksi diri dan
tingkatkan keimanan.
Sumber : dunia-muslim.id

Belum ada tanggapan untuk "Subhanallah..!! Ini 6 Rahasia Mengapa Sholat Dhuha Sangat Dianjurkan"
Posting Komentar